Selasa, 31 Mei 2016

[Review] Minamoto no Yoritomo

0



Judul : Minamoto no Yoritomo [Buku #1]
Pengarang : Eiji Yoshikawa
Penerjemah : Yoko Takebe
Tahun Terbit : Cetakan I, Februari 2012
Penerbit : Kansha Books
Jumlah Halaman : 386 hal
Kategori : Sastra Jepang, History
Harga : Rp. 64.000,-
ISBN : 978-602-971-963-5
Rating : 3/5

            Setelah kalah perang melawan klan Taira, Minamoto no Yoshitomo dipenggal dan keturunannya diburu untuk dihukum mati. Namun, tertinggal empat putra Yoshitomo yang selamat. Novel ini mengisahkan kehidupan Yoritomo dan Ushiwaka, mulai dari pelarian hingga mereka membangun kekuatan untuk melawan Taira no Kiyomori yang menjadi penguasa mutlak di Jepang.
Ditulis dengan indah oleh Eiji Yoshikawa, dan diterjemahkan langsung dari bahasa Jepang oleh Yoko Yakebe, membuat kita serasa dibawa ke dalam kehidupan samurai abad ke 12, sambil menikmati detail-detail sejarahnya.
-       Buku ini ditulis oleh Eiji Yoshikawa, dengan jalan cerita yang menarik; mengharukan, lucu, dan penuh dengan nilai-nilai didalamnya.
-       Cerita dalam buku ini, dapat dibilang merupakan lanjutan dari The Heike Story. Walaupun buku ini mengambil sudut pandang yang berbeda. (Sudut pandang klan Minamoto) 
-       Nama Yoritomo, Ushiwaka, Yoshitsune sudah terkenal, baik bagi para pencinta sejarah dan budaya Jepang, maupun para penggemar komik melalui komik Shanaou Yoshitsune dan Gempei War.

**********

            Membaca buku ini mengingatkan saya betapa dulu saya sangat menyukai segala hal yang berbau Jepang. Sampai sejarahnya pun menarik minat saya. Terutama tentang samurai. Hanya satu kata bagi saya, keren. Pria yang berperang dengan membawa pedang. Apalagi ada anime yang saat itu sangat menarik minat saya, Samurai X. Ugh, makin keren pula samurai di mata saya.
            Jujur, saya sangat menikmati membaca novel ini. Lika-liku kisah hidup keturunan Klan Minamoto yang kalah perang melawan Klan Taira. Bagaimana segelintir pengikut dan keturunan Minamoto no Yoshitomi bertahan hidup. Bagaimana mereka semua berharap Klan Minamoto akan bangkit kembali. Mereka menunggu dengan sabar. Walau harus menunggu puluhan tahun.
            Adalah Minamoto no Yoritomo anak ke-3 Yoshitomo yang selamat dari hukuman mati karena memiliki darah Klan Minamoto. Atas belas kasihan seorang biksuni Yoritomo diberi hukuman pengasingan di wilayah Izu. Yoritomo dibebaskan asal mau melepas semua urusan dunia dan menjadi seorang biksu. Dan, semuanya dijalani Yoritomo dengan sungguh-sungguh sampai 18 tahun lamanya. Selama itu Yoritomo tidak pernah melupakan garis keturunannya dan menunggu waktu yang tepat.
            Yah, seperti yang saya bilang saya sangat menikmati membaca buku ini. Walau bisa dibilang ada beberapa terjemahan yang dirasa kurang enak tapi setelah dipikir-pikir kemungkinan semua itu dikarenakan Bahasa Jepang aslinya. Mungkin beberapa kalimat susah untuk diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia dan rasa ceritanya pun akhirnya berubah.
            Dan, karena ini buku ke-1 siap-siap saja merasakan kekosongan ketika menamatkan buku ini. Bagaimanapun saya penasaran ingin membaca buku ke-2 nya. Penasaran bagaimana sepak terjang Yoritomo demi mendapatkan kekuasan Shogun. Bagi yang menyukai sejarah Jepang buku ini sangat wajib untuk dibaca. Walau terjemahannya agak kaku saya tetap menikmatinya.


0 komentar:

Posting Komentar

Jangan segan buat ngasih komen ya :)

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com